Tuesday, October 17, 2023

Harga Aqiqah Surabaya

 Harga Aqiqah Surabaya Syirkah


Harga Nasi Kotak Aqiqah Surabaya




Sunday, March 4, 2018

waspadai 5 hal liberalisasi agama

waspadai 5 hal liberalisasi agama

Ini posting Yusron Asyrofi bagus klau dibaca :

 *WASPADAI 5 LANGKAH LIBERALISASI AGAMA ISLAM*

Kaum liberalis dan Sekuler telah gencar menyebarkan propaganda yang nampak Islami.
Berikut aneka PROPAGANDA LIBERAL dan jawaban kontra-logika sesat terkait :
harga aqiqah surabaya

*1. PROPAGANDA SHALAT*

“Buat apa SHALAT kalau riya’ tidak ikhlas, karena tidak diterima oleh ALLAH SAW. Lebih baik bersihkan hati dulu, nanti kalau sudah ikhlas tidak riya’, maka baru shalat agar diterima oleh ALLAH SWT.”

TARGET :

Kalimat ini bertujuan untuk pembenaran meninggalkan shalat dengan “dalih” pembersihan hati dulu.

JAWAB :

Wajib shalat walau masih riya’ belum ikhlas, karena shalat adalah KEWAJIBAN AGAMA. Setiap muslim, ikhlas ataupun riya’, rela atau pun terpaksa, tetap WAJIB mendirikan Shalat.

Dan Shalat adalah BENTENG dari segala perbuatan KEJI dan MUNKAR, termasuk riya’, sebagaimana firman ALLAH SWT dalam QS. Al-‘Ankabuut ayat 45.

اتْلُ مَا أُوحِيَ إِلَيْكَ مِنَ الْكِتَابِ وَأَقِمِ الصَّلاةَ إِنَّ الصَّلاةَ تَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَلَذِكْرُ اللَّهِ أَكْبَرُ وَاللَّهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُونَ

“Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al Kitab (Al-Qur'an) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan- perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat ALLAH (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). Dan ALLAH mengetahui apa yang kamu kerjakan.”

Justru : Shalat adalah OBAT HATI yang bisa menyembuhkan dan menghilangkan penyakit hati seperti riya’ dan ‘ujub.
Bagaimana penyakit hati bisa sembuh tanpa mendirikan Shalat?!

*2. PROPAGANDA JILBAB*

“Lebih baik tidak pakai JILBAB, tapi hatinya baik, daripada pakai Jilbab tapi hatinya busuk." Dan kalimat rancu ini, "Lebih baik jilbabkan (jaga) hati dulu spy baik. Baru menjilbab (jaga) fisik kemudian."

TARGET :

Kalimat ini bertujuan untuk membenarkan pelepasan Jilbab dengan “dalih” yang penting hatinya baik.

JAWAB :

Jilbab adalah KEWAJIBAN AGAMA, baik si pemakai berhati baik maupun buruk, maka Jilbab tetap WAJIB dikenakan oleh para Wanita Muslimah sesuai dengan ketentuan Syariat, sebagaimana firman ALLAH SWT :

يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَابِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَنْ يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا

“Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: ‘Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.’ Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”
(QS. Al-Ahzab : 59).

Justru : Jilbab juga termasuk OBAT HATI yang akan ikut merangsang penyembuhan penyakit hati, sekaligus identitas muslimah yang jadi benteng dari segala gangguan.

Karenanya, lebih baik memakai jilbab dan berhati baik, daripada berhati baik tanpa jilbab, apalagi berhati busuk tanpa jilbab.

*3. PROPAGANDA KEPEMIMPINAN*

“Lebih baik PEMIMPIN KAFIR asal jujur, adil, baik, cerdas dan pekerja keras, daripada PEMIMPIN MUSLIM yang khianat, jahat, bejat, bodoh dan pemalas.” Dan kalimat rancu ini, "Lebih baik golput daripada memilih Pemimpin Muslim yg 'kurang' Islami."

TARGET :

Kalimat ini bertujuan untuk membolehkan orang Kafir memimpin umat Islam di wilayah mayoritas muslim. Dan meniadakan pemimpin muslim.

JAWAB :

Berdasarkan Al-Qur’an dan As-Sunnah serta Al-Ijma’ bahwasanya Orang Kafir HARAM memimpin umat Islam di negeri Islam atau di wilayah mayoritas muslim.

Kepemimpinan dalam pandangan Al-Qur’an bukan sekadar kontrak sosial antara sang pemimpin dengan masyarakatnya, tetapi merupakan ikatan perjanjian antara dia dengan Allah SWT, sebagaimana termaktub dalam firmanNya :

وَ إِذِ ابْتَلَى إِبْرَاهِيْمَ رَبُّهُ بِكَلِمَاتٍ فَأَتَمَّهُنَّ قَالَ إِنِّيْ جَاعِلُكَ لِلنَّاسِ إِمَامًا قَالَ وَ مِنْ ذُرِّيَّتِيْ قَالَ لاَ يَنَالُ عَهْدِي الظَّالِمِيْن

“Dan (ingatlah) tatkala telah diuji Ibrahim oleh TuhanNya dengan beberapa kalimat, maka telah dipenuhinya semuanya. Diapun berfirman : Sesungguhnya Aku hendak menjadikan engkau Imam bagi manusia. Dia berkata : Dan juga dari antara anak-cucuku. Berfirman Dia : Tidaklah akan mencapai perjanjianKu itu kepada orang-orang yang zalim.”
(QS. Al-Baqoroh : 2).

Karenanya, lebih baik Pemimpin Muslim yang jujur, adil, baik, cerdas dan pekerja keras, daripada Pemimpin Kafir yang jujur, adil, baik, cerdas dan pekerja keras, apalagi Pemimpin Kafir yang khianat, jahat, bejat, bodoh dan pemalas.

*4. PROPAGANDA POLITIK*

“Islam itu suci dan ulama itu mulia, sedang POLITIK kotor. Karenanya, jangan bawa Islam dan ulama ke dalam politik.”  Dan kalimat rancu, "Islam Yes, Politik No." Serta kalimat rancu, "Islam Yes, Demokrasi No."

TARGET :

Kalimat ini bertujuan untuk menjauhkan Islam dan ulama dari politik agar para Politisi Durjana bebas dan leluasa mengatur Negara dan Bangsa sesuai “Syahwat Syaithooniyyah”-nya.

JAWAB :

Islam itu suci dan ulama itu mulia, sedang politik (سياسي) itu PENTING untuk mengurus negara dan bangsa. Karenanya, hanya Islam yang suci dan ulama mulia yang boleh masuk ke dalam politik agar tidak dikotori oleh para Politisi Durjana.

Karenanya, Islam menjadikan Kekhilafahan menjadi salah satu Bab penting dalam Fiqih Islam. Dan Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam bersama Khulafa Rasyidin Radhiallahu anhum, telah mempraktekkan POLITIK ISLAM yang benar lagi bersih untuk menjadi suri tauladan bagi segenap umat Islam.

*5. PROPAGANDA TATHBIQ SYARIAH*

“SYARIAT ISLAM adalah aturan hukum yang bagus, saat diterapkan di zaman Generasi Terbaik “shahabat”, maka hasilnya bagus.
Sedang zaman sekarang generasi umat Islam sangat lemah dan tidak bagus, sehingga tak mampu menjalankan Syariah yang begitu paripurna. Karenanya, umat Islam saat ini jangan sibuk dengan perjuangan TATHBIQ SYARIAH (penerapan syariah) dulu, tapi harus fokus kepada perbaikan diri sendiri dulu.”

TARGET :

Kalimat ini bertujuan agar umat Islam tidak lagi menperjuangkan Tathbiq Syariah dengan “dalih” memperbaiki diri dulu.

JAWAB :

Syariat Islam adalah aturan hukum yang bagus, dan selalu dijalankan oleh para shahabat, sehingga menjadi Generasi Terbaik.

Nah, generasi zaman sekarang yang lemah dan kurang bagus, justru karena tidak jalankan Syariat Islam dengan baik.

Karenanya, generasi sekarang wajib mencontoh para shahabat dalam menjalankan Syariah yang begitu paripurna, sehingga bisa menjadi generasi yang bagus juga.

INGAT :
Dahulu para shahabat sebelum masuk Islam merupakan Generasi Jahiliyah yang buruk, lalu masuk Islam dan menjalankan Syariah Islam, sehingga menjadi Generasi Terbaik sebagaimana dipuji oleh ALLAH SWT dalam firmanNya :

كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَلَوْ ءَامَنَ أَهْلُ الْكِتَابِ لَكَانَ خَيْرًا لَهُمْ مِنْهُمُ الْمُؤْمِنُونَ وَأَكْثَرُهُمُ الْفَاسِقُونَ

“Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma`ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada ALLAH. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka; di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik.”
(QS. Al-Imron : 110).

Kesimpulannya, siapa yang ingin menjadi Generasi Terbaik, maka wajib perjuangkan Tathbiq Syariah, karena Syariah lah yang mampu mengubah pribadi dan masyarakat menjadi Generasi Terbaik.
*~~~~~~~~~~~~~~~~~~~*
📝 Silakan dishare sebanyak banyaknya. Semoga menjadi ladang amal jariyah bagi kita. Aamiin

*_“Barangsiapa memberi petunjuk pada kebaikan, maka ia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengikuti ajakannya tanpa mengurangi pahala mereka sedikit pun juga.”_*
[HR. Muslim]
═══════════

Wednesday, May 11, 2016

Subhanallah, Membaca Quran Membuat Kesehatan Anda Lebih Baik


aqiqah Surabaya

Like on FacebookTweet on Twi

UMAT muslim memiliki petunjuk dan pedoman untuk menjalankan kehidupannya. Ada dua peninggalan Rasulullah SAW yang tidak bisa terlepas dari jiwa umat Muslim, yakni Al-Quran dan as-Sunnah. 


UMAT muslim memiliki petunjuk dan pedoman untuk menjalankan kehidupannya. Ada dua peninggalan Rasulullah SAW yang tidak bisa terlepas dari jiwa umat Muslim, yakni Al-Quran dan as-Sunnah. Nah, dari kedua itu tentu yang menjadi rujukan pertama ialah Al-Quranul Karim. Sebab, Al-Quran langsung berasal dari Allah SWT.

Sebagai umat Muslim membaca Al-Quran sudah menjadi keharusan. Sebab, di dalam Al-Quran terdapat petunjuk ke jalan kebenaran, dan kita tidak akan mengetahuinya jika tidak membacanya. Tahukah Anda, membaca Al-Quran selain bernilai pahala, juga mengandun kesehatan yang baik bagi diri kita lho!

Banyak penelitian yang sudah dilakukan untuk membuktikannya. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, membaca Al-Quran dapat menurunkan tingkat kesedihan dan menghindarkan depresi serta memberikan ketenangan jiwa.

Selain itu, membaca Al-Quran dengan cara yang benar (tartil), ternyata memberikan pengaruh yang signifikan terhadap fungsi paru-paru dan tekanan darah. Membaca Al-Quran mempunyai aturan main tersendiri (ilmu tajwid) yang melibatkan pengaturan pernapasan sehingga berpotensi untuk meningkatkan nilai fungsi paru dan mencegah peningkatan tekanan darah arteri rata-rata (MAP/ Mean Arterial Pressure).


Manfaat penting lain dalam bidang kesehatan dengan membaca Al-Quran yaitu memberikan dampak bagi pembacanya menjadi sehat mental. Sehat mental ini dilihat dari beberapa aspek yaitu aspek simptomatis (keluhan kecemasan dan gejalanya), aspek penyesuaian diri, aspek pengembangan diri (disiplin, bertanggung jawab, optimis, realistis, kreatif) dan aspek religius.

Ternyata orang yang sering membaca Al-Quran memberikan pengaruh yang sangat besar untuk kesemua aspek tersebut. Terhadap masalah kejiwaan lainnya, ternyata Al-Quran memberikan pengaruh terhadap kecerdasan emosi seseorang, sehingga semakin banyak membaca Al-Quran maka akan meningkatkan kecerdasan otak pula dan dampaknya secara luas bisa terlihat dari prestasi yang diraih oleh orang yang mengamalkannya.

Tidak hanya yang membaca saja yang bakal mendapat manfaat, bagi orang di sekitarnya yang ikut mendengarkan pun terkena imbas positifnya. Bahkan terbukti, jika seseorang yang hanya mendengarkan bacaan Al-Quran bisa mendapatkan ketenangan batin dan jiwanya. Tentu, ketenangan batin dan jiwa ini mempunyai dampak yang sangat luas terhadap kesehatan jiwa seseorang.

So, tunggu apalagi, yuk kita perbanyak meluangkan waktu untuk membaca Al-Quran! []

Referensi: Tau Gak Sih Islam Itu Sehat?/Karya: Dr. Faza Khilwan Amna, MMR dan Dr. Hendri Okarisman/Penerbit: Aqwamedika

Subhanaallah, Inilah Masjid yang Bahan Bangunannya Di Pikul Sendiri Oleh Baginda Rasulullah SAW..+ Video


I REALLY LIKE THIS LINK


Di kota Madinah ada banyak tempat bersejarah yang penting untuk diziarahi. Salah satunya adalahMasjid Quba. Inilah masjid yang batu batanya dipikul sendiri oleh Nabi Muhammad SAW. 

Masjid Quba terletak di perkampungan Quba, kira-kira 3 km. dari arah selatan Bandara Amir Muhammad Bin Abdul Aziz (AMAA). Mengunjungi masjid ini, dari kejauhan akan terlihat empat menara putih tinggi menjulang. Setelah dekat terlihat pohon kurma mengelilingi masjid. 

Masjid Quba berbeda dengan masjid-masjid lainnya di Madinah. Masjid Nabawi dan masjid yang lain di Madinah hampir tidak memiliki taman depan yang ditumbuhi tanaman. 

Tetapi Masjid Quba mempunyai taman depan dan belakang dengan pohon-pohon kurma yang rindang. Di depan masjid bahkan ada air mancur. Masjid ini berdiri diatas tanah 


seluas 5. 035 mtr. persegi. 

Quba selalu jadi tujuan wisata ziarah para jemaah haji, tidak heran bila 
masjid ini selalu padat. Ada satu kisah Nabi Muhammad SAW menyatakan, apabila mengunjungi Masjid

Quba untuk salat pahalanya sama dengan melakukan ibadah umrah. Kisah itu hingga saat ini masih tertempel di dinding luar Masjid Quba. 


Masjid Quba dibangun pada hari Senin, 8 Rabiul Awal atau 23 September 622 Masehi. Saat itu Nabi 
dalam perjalanan pindah dari Mekah menuju Madinah. Dalam perjalanan hijrahnya Nabi yang tiba di perkampungan Quba singgah selama 4 hari bersama Bani Amru bin Auf dirumah Kalthum bin Al Hadm. 


Di hari pertama saat tinggalnya di perkampungan Quba, Nabi bangun masjid. Berikut masjid pertama yang dibangun suri tauladan umat Islam itu. Seperti diriwayatkan As-Syimus binti An Nu'man, waktu itu Nabi memikul batubata sendiri sampai bungkuk badannya. 


Tubuh Nabi waktu itu hingga penuh debu dan pasir. Namun Nabi tidak mau para sahabat mengambil beban yang dibawanya. Ia memohon beberapa sahabat supaya membawa bahan-bahan bangunan yang lain. Sesudah membangun masjid, Nabi mengimami salat secara terbuka bersama beberapa sahabat di Masjid Quba. 

Semasa hidupnya, Nabi senantiasa pergi ke Masjid Quba setiap hari Sabtu, Senin dan Kamis. Sesudah Nabi wafat, beberapa sahabat selalu menziarahi masjid ini dan melakukan salat di dalamnya.


Suatu Waktu Yang Sangat Mengkhawatirkan


Like on Facebook

Tweet on TwitterPlus on Google



Aku khawatir atas suatu masa
yang rodanya bisa menggilas
sendi-sendi keimanan kita
hingga hilang tanpa bekas.


Keyakinan tinggal pemikiran
yang tak berbekas dalam perbuatan.


Banyak orang baik tapi tak berakal
Ada yang berakal tapi tak beriman
Ada yang beriman tapi tak berakhlak
Ada yang berakhlak tapi kufur


Lidah fasih bertasbih
tapi hatinya mudah mengeluh.
Hati khusyuk menunduk
tapi pikiran dunia makin mabuk.
Pikiran lempang berjalan
tapi perbuatan kayak hewan.


Ada ahli ibadah
tapi hampir semuanya bid'ah.
Ada ahli maksiat
tapi rendah hati di masyarakat.
Ada ahli bicara
tapi amalannya nyaris tak ada.
Ada ahli bikin tangis
tapi dalam hatinya selalu meringis.


Yang murah senyum
senyum juga ketika berbuat dzholim.
Yang berhati tulus
tulus pula ketika mencuri fulus.
Yang berlisan bijak
bijaknya hanya di depan anak-anak.


Pelacur tampil jadi publik figur
Ulama kian dicerca dan dihina
Koruptor berkuasa dikantor-kantor
Penguasa sebatas simbol saja
Rentenir diajak ikut mikir
Para cendikia baca berita saja


Ketika itu...
Keimanan tinggal kenangan
Tuhan hanya dalam khayalan
Surga-neraka tak dihiraukan
Dunia jadi pujian dan pujaan


Lalu diantara semua itu,
dimanakah diri kita…?
Bagikan dengan cara klik tombol Facebook, twitter, Goggle+, Pinterest, Blogger, Email dibawah ini  :

Heboh!!! Pelaku Sihir Terekam CCTV Sedang Melakukan Praktek Sihir di Depan Toko + Video



Video diatas bagaimana seorang Pelaku Sihir tertangkap CCTV melakukan Praktek sihir yang bertujuan membuat Toko si korban bangkrut, lihat caranya menebar buhul sihir (biasanya medianya adalah Tanah Kuburan). Semoga Allah memberi Hidayah Pada Para pelaku sihir.





Toko Sepi Pelanggan? Jangan-Jangan Terkena Sihir! Waspadai 4 Tanda ini :

1. Padahal Tokonya Buka, Tapi Selalu Dianggap Tutup

Seperti yang ada dalam film-film sihir, di sana kamu akan menyaksikan bagaimana kekuatan sihir tersebut mampu melakukan hal-hal di luar pemikiran. Di dunia nyata pun memang demikian. Implementasinya sangat beragam bahkan untuk sesuatu yang aneh seperti menghilangkan hawa keberadaan toko. Mungkin kamu pernah mendengar cerita atau keluhan seseorang yang tokonya selalu sepi padahal sudah buka sejak pagi.

2. Pembeli Gampang Pergi

Memang pembeli mampir sesekali waktu, namun jarang dari mereka yang betah. Misalnya hanya melihat-lihat saja kemudian langsung pergi, begitu seterusnya. Memang terlalu dini sih untuk menyimpulkan jika hal ini adalah akibat dari pengaruh sihir, namun jika terjadi berulang kali bahkan sering. Sepertinya harus mulai menaruh kecurigaan.

3. Banyak Keganjilan

Untuk kasus ini bisa banyak bentuknya. Umumnya, biasanya muncul bebauan yang tak enak. Seperti bau busuk yang tidak diketahui asalnya. Bisa juga dengan tiba-tiba banyak lalat yang muncul entah dari mana. Padahal toko sudah dibersihkan sedemikian rupa.

Gangguan sihir pada warung nasi dan restoran juga sering saya dengar, seperti nasi yang baru dimasak jadi basi, ikan yang baru digoreng didalamnya ada belatung dan lain sebagainya.

Keganjilan lain biasanya juga pembeli yang tiba-tiba seperti melihat sosok menakutkan yang empunya toko tidak menyadarinya. Makhluk halus ini seolah mengusir para pembeli dengan menampakkan wajahnya yang seram. Tak sampai situ saja, pemilik toko sendiri kadang mengetahui barang-barangnya hilang dan ketemu secara acak. Bisa uang atau juga barang dagangan. Jika terjadi hal-hal semacam ini, sepertinya kemungkinan besar toko tersebut memang sengaja diganggu. Entah siapa yang melakukan itu, yang jelas si pelaku ingin toko tersebut tidak laris dan jauh dari pelanggan.

4. Tidur Sering Diganggu

Ini juga bisa jadi indikasi kalau toko atau warung memang terkena sihir. Ketika ditinggali atau tidur di dalamnya setiap malam, selalu saja ada yang aneh. Mulai dari munculnya penampakan-penampakan, suara, hingga bermimpi buruk. Kesannya seperti ingin membuat si si penghuni tidak betah di sana. Kejadian ini selalu berulang dan tidak hanya terjadi sekali atau dua kali saja.

Sumber : Pustaka Fathul Islam

Bagikan dengan cara klik tombol Facebook, twitter, Goggle+, Pinterest, Blogger, Email dibawah ini  :

Inilah Bahagianya Jika Beristri Wanita Shalihah Yang Menjaga Diri



I REALLY LIKE THIS LINK


Sebuah video sepasang pengantin yang unik menjadi viral di dunia maya. Video itu berdurasi 1:30 menit itu, terlihat seorang pengantin perempuan yang baru saja melangsungkan akad nikah ternyata masih malu dan belum mau disentuh oleh lelaki yang sudah sah menajdi suaminya.

Terlihat sepasang pengantin muda duduk saling berhadapan. Pengantin pria mengenakan pakaian ala melayu, memakai peci dan kain songket di pinggang. Pengantin wanita juga senada dengan baju dan hijab berwarna putih.


Pada awalnya pengantin pria hendak memakaikan cincin pernikahan ke jari tangan pengantin perempuan. Namun alih-alih memberikan tangannya, baru disentuh sebentar sang pengantin wanita langsung menarik tangannya karena malu. Sontak saja para hadirin tertawa melihat kejadian itu unik tersebut. Pengantin pria mencoba lagi untuk menggapai tangan sang istri meski harus ditolak berulang kali.

Pengantin wanita yang memakai cadar tersebut masih juga terus malu dan menarik tangannya ketika disentuh pengantin pria, akhirnya dia berusaha keras untuk menyerahkan tangannya sembari menundukan kepala dan tersipu malu. Para tamu tertawa sembari memberikan semangat kepada sang wanita. Meski sulit, akhirnya cincin itu berhasil dipasang ke jari tangannya. Alhamdulillah.

Padahal sang pria adalah suaminya yang sah, ya. Ada-ada saja.

Hikmah

Seoarang wanita memang sepatutnya memiliki sifat malu. Menjaga dirinya agar tidak pernah disentuh oleh lelaki yang bukan mahramnya. Beginilah perempuan shalihah yang senantiasa menjaga dirinya, sehingga ia tampak unik di era akhir zaman ini karena pergaulan bebas sudah merasuki kedalam kehidupan kaum muslimin.

Itulah sifat seorang wanita mulia, sejak dipinang saja dia sudah menyimpan malu yang besar kepada calon suaminya. Bibirnya tak dapat mengatakan 'ya' padahal hatinya sangat mau. Makanya Nabi Muhammad Sallalahu alaihi wassalam mengingatkan kepada para orang tua, diamnya perempuan adalah tanda setuju. Begitu malunya, hingga lisan pun tak sanggup mengeluarkan satu patah kata pun.

Bahkan kepada suami sendiri yang sudah sah masih malu-malu. Inilah perempuan yang terjaga, dia diibaratkan mutiara di dasar samudra. Lebih bernilai dari apapun yang bersifat kebendaan. "Sebaik-baik perhiasan yang paling indah adalah istri yang shalihah," sabda Rasulullah Sallalahu alaihi wassalam. Berikut ini videonya :

Bagikan dengan cara klik tombol Facebook, twitter, Goggle+, Pinterest, Blogger, Email dibawah ini  :

Inilah Dialog Yang Menyentuh Dan Menyadarkan Nurani



Dialog yang terjadi dengan orang-orang shalih, akan selalu penuh nasihat dan bahkan sindiran yang begitu kuat menancap di dalam hati. Seperti pertanyaan yang pernah diajukan seorang shalih bernama Muhammad bin Wasi’ Rahimahullah, kepada orang-orang di sekelilingnya.

“Apakah kalian heran, jika kalian melihat seseorang menangis di surga?” 

Orang-orang yang berada di sekeliling Muhammad bin Wasi’ menjawab dengan pasti. “Tentu saja kami sangat heran wahai Syaikh.” 

Lalu Muhammad bin Wasi’ mengatakan, “Seharusnya kita lebih heran bila melihat seseorang yang masih hidup di dunia, tertawa terbahak, sementara ia belum tahu bagaimana akhir perjalanannya di akhirat kelak”

Kita sangat memerlukan dialog-dialog seperti itu. Dialog yang keluar dari lisan orang yang shalih, dan langsung menyentak kesadaran. Muhammad bin Wasi’ Rahimahullah adalah seorang salafushalih di zaman tabi’in yang terkenal karena doa-doanya sering dikabulkan oleh Allah. Ucapannya tadi, begitu menyentak dan menyadarkan hati kita yang selama ini sering terlena dengan kebahagiaan dan kesenangan dunia, dengan mengabaikan perhitungan bagaimana nasib dan keadaan kita di akhirat kelak.

Betapa seringnya kita terjerat oleh jebakan syaitan. Saat kehidupan begitu menyeret dan menjauhkan kita dari Allah. Sedikit demi sedikit. Sejengkal demi sejengkal. Hampir tak terasa. Sampai saat kita tersadar, ternyata kita sudah begitu jauh meninggalkan ketaatan. Ternyata, sudah terlalu jauh jarak yang kita buat antara kita dengan Allah. Sudah terlampau lama kita berpura-pura lupa dan melupakan Allah. Mungkin, ada sebagian kita yang selanjutnya justru tak lagi mampu untuk kembali. Karena sudah terlalu nikmat merasakan keadaan. Saat kita, tidak bersedih lagi atas kelalaian yang dilakukan. Saat kita, tidak berduka lagi dengan dosa yang berulangkali kita lakukan. Saat kita, tidak lagi menangis dan sama sekali tidak menitikkan air mata atas kemaksiatan dan pembangkangan kepada Sang Pencipta.

Dengarkanlah lagi, sebuah dialog penuh nasihat dan sindiran yang menyadarkan hati. Suatu ketika saat pemakaman jenazah, seorang yang shalih bernama Hasan Al Bashri Rahimahullah bertanya pada seseorang, “Menurutmu, jika dia kembali hidup di dunia, apakah ia akan melakukan amal shalih?” 

Orang itu menjawab, “Ya... Pasti.” 

Hasan Al Bashri menyambut perkataan itu dengan jawaban, “Jika ia sudah tidak mungkin hidup kembali di dunia untuk melakukan amal shalih, engkaulah yang seharusnya sekarang melakukan amal-amal shalih.”
Bagikan dengan cara klik tombol Facebook, twitter, Goggle+, Pinterest, Blogger, Email dibawah ini  :

Foto Bertiga Bisa Kualat? Benarkah yang Ditengah Akan Mati Duluan?


Di masyarakat kita banyak yang beranggapan bahwa foto bertiga adalah terlarang karena mereka percaya bisa menyebabkan orang yang di tengah akan mengalami kesialan, bahkan mereka percaya bisa menyebabkan kematian. Misteri terlarangnya foto bertiga ini sudah sejak lama menghantui masyarakat Indonesia, baik yang muda maupun yang tua, yang tinggal di kota atau pun di desa, banyak diantara mereka yang masih mempercayai hal tersebut. Bahkan orang yang sudah berpendidikan tinggi pun masih mempercayainya.


Kepercayaan yang berkembang luas di masyarakat Indonesia yang mayoritas Islam ini kalau diselidiki lebih jauh, ternyata bukan berasal dari ajaran Islam. Sumber kepercayaan ini berasal dari non Islam yang mengeramatkan angka tiga. Seperti kepercayaan tentang Kahyangan Tiga, Padma Tiga, termasuk Sanggah Kemulan yang juga ber-rong tiga. Mereka mempercayai bahwa angka tiga merupakan angka suci untuk Tuhan, dan jika dikaitkan dengan manusia akan berdampak buruk. Kilatan yang muncul dari blitz kamera dipercaya akan mengambil salah satu nyawa mereka, yaitu dia yang berada di tengah ketika berfoto bertiga.

Namun jika ditelaah dalam padangan Islam, maka tidak ada kaitannya antara foto bertiga dengan meninggalnya seseorang. Siapapun boleh saja berfoto bersama dengan orang lain tanpa harus menghindari jumlah tiga karena takut mendapat bencana. Tapi jangan coba-coba foto dengan mengumbar aurat. Karena jelas ini terlarang baik oleh etika ataupun norma agama. Mau sendiri, berdua atau bertiga sama saja hukumnya dalam agama, tidak boleh. Bagi mereka yang mengumbar aurat tentu saja akan mendapatkan dosa yang pastinya harus dipertanggungjawabkan kelak.

Kepercayaan bahwa foto bertiga bisa kualat telah secara nyata berdasarkan pada keyakinan yang bersumber dari agama non Islam. Maka sudah sewajarnya bila kamu yang beragama Islam menolak dan tidak mempercayainya. Agar kamu tidak termasuk dalam golongan orang yang tercantum dalam firman Allah,
“Dan apabila dikatakan kepada mereka, “Ikutlah apa yang telah diturunkan Alah,” mereka menjawab, “(Tidak), tetapi kami hanya mengikuti apa yang telah kami dapatkan dari (perbuatan) nenek moyang kami.” (Apakah mereka akan mengikuti juga), walaupun nenek moyang itu tidak mengetahui suatu apapun, dan tidak mendapat petunjuk?” (QS. Al-Baqarah: 170).

Nah, bila kebetulan teman kamu ada yang pernah foto bertiga. Lalu tak lama kemudian ada yang menginggal. Bukan berarti itu karena kutukan disebabkan foto bertiga. Tapi karena memang ajalnya sudah tiba. Oleh karena itu jangan kotori aqidah kita dari hal-hal yang berbau katanya. Bisa gawat. Dan tetap waspada terhadap segala hal yang bersumber dari katanya.

Maka dari itu sobat, tidak ada yang bisa memberikan manfaat dan mudharat kecuali Allah. Maka tauhidkanlah Allah. Janganlah kita memiliki keyakinan yang tidak benar. Dengan meyakini bahwa foto bertiga bisa menimbulkan bencana atau kesialan kepada manusia, karena itu adalah agamanya kaum musyrikin, bukan agama Islam sama sekali. Semoga kita diselamatkan dari kesyirikan. Semoga kita senantiasa diberikan hidayah oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala untuk selalu mentauhidkannya. Dan agar hati kita dijauhkan dari was-was setan. Dan agar senantiasa kita meyakini bahwa yang dapat memberikan manfaat dan mudharat hanyalah Allah Subhanahu Wa Ta’ala.
Bagikan dengan cara klik tombol Facebook, twitter, Goggle+, Pinterest, Blogger, Email dibawah ini  :